Pemkab Lamteng Raih Penghargaan Education Award 2026 sebagai The Most Adaptive Regional Program for Equitable Educational Access

Uncategorized35 Dilihat

Ceritaseputarlamteng.com, BANDARLAMPUNG – Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah meraih penghargaan Lampung Post Education Award 2026. Pemberian penghargaan tersebut berlangsung di acara Lampung Post Executive Forum II 2026 di Gedung Mahligai Agung Pascasarjana UBL, Kamis 18 Juni 2026.

Kegiatan ini mengusung tema “Meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) Pendidikan Tinggi Lampung Menuju Indonesia Emas 2045”. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Wamendikdasmen RI), Dr. Fajar Riza Ul Haq.

Dalam event tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah mendapat penghargaan Lampung Post Education Award 2026 sebagai The Most Adaptive Regional Program for Equitable Educational Access.

Dimana Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah cepat melakukan pemerataan akses pendidikan, peningkatan infrastruktur penunjang dan pembuatan program alternatif untuk perlindungan anak sekolah dari keluarga prasejahtera.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Tengah adalah Dr. Nur Rohman, S.E., M.Sos.I, mengatakan penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen dan kerja keras seluruh pemangku kepentingan pendidikan dalam mewujudkan pemerataan akses pendidikan yang berkualitas bagi seluruh anak di daerah.

“Kami meyakini bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh layanan pendidikan yang aman, inklusif, dan bermutu tanpa memandang latar belakang maupun lokasi tempat tinggalnya,” kata Nur Rohman, 18/06/2026).

Nur Rohman menjelaskan bahwa beberapa tahun terakhir Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung Tengah terus melakukan perluasan akses pendidikan melalui pembangunan dan rehabilitasi sarana prasarana sekolah.

“Selama beberapa tahun terakhir, kami terus berupaya memperluas akses pendidikan melalui pembangunan dan rehabilitasi sarana-prasarana sekolah, peningkatan infrastruktur penunjang pembelajaran, serta penguatan layanan pendidikan di wilayah yang membutuhkan perhatian khusus,” ujarnya.

Menurutnya, upaya tersebut sejalan dengan berbagai kajian yang menunjukkan bahwa pemerataan akses pendidikan sangat dipengaruhi oleh ketersediaan infrastruktur yang memadai dan dukungan layanan yang inklusif.

Selain itu, kata Nur Rohman, Disdikbud Lampung Tengah juga mengembangkan berbagai program afirmatif untuk memastikan perlindungan dan keberlangsungan Pendidikan anak-anak.

“Kami juga mengembangkan berbagai program afirmatif untuk memastikan perlindungan dan keberlangsungan pendidikan anak-anak, khususnya bagi kelompok rentan. Sehingga tidak ada anak yang tertinggal dalam memperoleh hak pendidikannya,” katanya.

Langkah ini, tambah Nur Rohman, menjadi bagian dari komitmen Disdikbud Lampung Tengah untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak, aman dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.

“Kami untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak, aman, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal. Upaya pemerataan akses dan penguatan layanan pendidikan terbukti berkontribusi terhadap peningkatan partisipasi sekolah dan perluasan layanan pendidikan dasar,” tambahnya.

Nur Rohman menegaskan bahwa penghargaan ini bukanlah tujuan akhir, melainkan motivasi untuk terus berbenah dan berinovasi.

“Kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, masyarakat, dan seluruh insan pendidikan agar pemerataan akses, peningkatan kualitas layanan, serta perlindungan anak dapat berjalan secara berkelanjutan demi terwujudnya sumber daya manusia yang unggul menuju Indonesia Emas 2045.” pungkasnya. (csl).jfot

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *