Ceritaseputarlamteng.com, LAMPUNG TENGAH – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kabupaten Lampung Tengah menjadi momentum bersejarah bagi seluruh masyarakat untuk merefleksikan perjalanan pembangunan sekaligus memperkuat komitmen dalam mewujudkan daerah yang unggul, adil, dan sejahtera.
Selama delapan dekade, kata anggota Komisi III Fraksi PKB DPRD Kabupaten Lampung Tengah Binti Luthfiyah telah berkembang menjadi salah satu daerah strategis di Provinsi Lampung dengan potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perdagangan, pendidikan, dan sumber daya manusia.
“Berbagai capaian pembangunan telah berhasil dirasakan masyarakat, mulai dari peningkatan infrastruktur, akses pendidikan dan kesehatan, hingga tumbuhnya sektor ekonomi kerakyatan yang menjadi penopang kesejahteraan masyarakat,” kata Binti, Senin (15/06/2026).
Binti menjelaskan sebagai lumbung pangan Provinsi Lampung, Lampung Tengah memiliki kontribusi besar terhadap ketahanan pangan daerah maupun nasional. Letak geografis yang strategis di tengah Provinsi Lampung juga menjadi modal penting untuk mengembangkan investasi, perdagangan, dan pariwisata berbasis potensi lokal.
Namun, kata Binti, usia ke-80 tahun hendaknya tidak hanya menjadi perayaan atas keberhasilan yang telah dicapai, melainkan juga menjadi ruang evaluasi terhadap berbagai tantangan pembangunan yang masih perlu diselesaikan.
“Kritik Konstruktif untuk Lampung Tengah yang lebih baik sebagai bentuk kecintaan terhadap daerah, kritik yang disampaikan merupakan masukan yang membangun demi kemajuan bersama,” ungkapnya.
Pertama, tambah Binti, pemerataan pembangunan masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu mendapat perhatian serius. Beberapa wilayah pedesaan masih menghadapi keterbatasan infrastruktur jalan, jaringan irigasi, dan fasilitas publik yang memadai. Pembangunan harus memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal dari arus kemajuan.
Kedua, lanjutnya, kualitas sumber daya manusia perlu terus ditingkatkan. Meskipun akses pendidikan semakin luas, tantangan peningkatan mutu pendidikan, kompetensi guru, dan kesiapan generasi muda menghadapi dunia kerja modern masih memerlukan perhatian khusus.
Ketiga, sektor pertanian yang menjadi kekuatan utama daerah masih menghadapi berbagai kendala, seperti fluktuasi harga hasil panen, keterbatasan teknologi pertanian modern, serta persoalan distribusi dan pemasaran produk pertanian.
Keempat, pelayanan publik di berbagai sektor perlu terus diperbaiki agar lebih cepat, transparan, mudah diakses, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Kelima, pengelolaan lingkungan hidup harus menjadi prioritas dalam pembangunan. Pertumbuhan ekonomi yang tidak dibarengi dengan pelestarian lingkungan berpotensi menimbulkan persoalan jangka panjang bagi generasi mendatang.
“Saran Strategis Menuju Lampung Tengah yang Unggul, Adil, dan Sejahtera
Untuk menjawab berbagai tantangan tersebut, terdapat sejumlah langkah strategis yang perlu dilakukan secara kolaboratif antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, organisasi masyarakat, dan seluruh warga Lampung Tengah,” ungkapnya.
“Mempercepat pemerataan pembangunan hingga tingkat kampung melalui peningkatan infrastruktur dasar, akses internet, sarana pendidikan, dan layanan kesehatan,” imbuhnya.
Binti menambahkan membangun sumber daya manusia yang unggul melalui peningkatan kualitas pendidikan, pelatihan keterampilan, literasi digital, serta penguatan karakter generasi muda.
“Mendorong transformasi pertanian modern dengan pemanfaatan teknologi, penguatan kelembagaan petani, serta perluasan akses pasar dan investasi sektor pertanian.
Memperkuat ekonomi kerakyatan dan UMKM melalui dukungan permodalan, pendampingan usaha, digitalisasi pemasaran, dan pengembangan produk unggulan daerah,” katanya.
Masih kata Binti, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan dengan meningkatkan akuntabilitas, partisipasi masyarakat, serta pelayanan publik berbasis teknologi. Mengoptimalkan peran perempuan dan pemuda sebagai motor penggerak pembangunan daerah yang inovatif dan berdaya saing.
“Menjaga kelestarian lingkungan hidup melalui pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan,” tambahnya.
“Sata berharap di Usia Ke-80 Tahun
Peringatan HUT ke-80 Kabupaten Lampung Tengah menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan gotong royong dalam membangun daerah,” ujarnya.
“Dengan potensi sumber daya alam yang melimpah, keberagaman budaya yang harmonis, serta masyarakat yang pekerja keras, Lampung Tengah memiliki peluang besar untuk menjadi kabupaten yang unggul dalam kualitas sumber daya manusia, adil dalam pembangunan, dan sejahtera dalam kehidupan masyarakatnya.
Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi dan pembangunan fisik, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat merasakan keadilan, kesejahteraan, dan kesempatan yang sama untuk berkembang,” pungkasnya. (csl).












