Edward Rasyid Beri Pesan Tentang Pentingnya Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Masyarakat Lamteng

Uncategorized29 Dilihat

Ceritaseputarlamteng.com, GUNUNGSUGIH – Memperingati Hari Lahir Pancasila, anggota DPRD Provinsi Lampung Fraksi PDI Perjuangan Edward Rasyid mengajak seluruh masyarakat Lampung Tengah untuk senantiasa menjaga kebersamaan dan rasa persaudaraan ditengah keberagaman yang ada.

1 Juni 2026, telah ditetapkan oleh Pemerintah sebagai Hari Lahir Pancasila. Hal ini, menjadi pengingat bagi seluruh rakyat Indonesia khususnya yang ada di Kabupaten Lampung Tengah, pentingnya untuk kembali memahami nilai-nilai Pancasila.

Sesuai dengan tema Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026, “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Edward Rasyid pun kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan agar terciptanya kedamaian di Lampung Tengah.

“Di Hari Lahir Pancasila, saya mengajak dan menghimbau agar masyarakat yang ada di Lampung Tengah tetap menjaga persatuan demi terciptanya kedamaian,” kata Edward, Senin (1/06/2026).

Edward mengatakan bahwa nilai-nilai Pancasila sangat penting untuk diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Dalam pancasila, kita belajar bahwa kebhinekaan bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk bersatu. Dari sila pertama hingga sila kelima, terkandung prinsip-prinsip yang menuntun kita membangun bangsa dengan semangat gotong royong, keadilan sosial, dan penghormatan terhadap martabat manusia,” ujarnya.

“Oleh karena itu, menurut saya semua isi yang tergantung di dalam Pancasila sangat penting untuk kita terapkan dikehidupan kita. Baik itu dalam bersosialisasi, bermasyarakat, beragama dan lainnya. Dengan harapan, persatuan tetap terjaga,” katanya.

Terakhir, Edward mengingatkan bahwa Hari Lahir Pancasila jangan hanya sekedar seremonial, tetapi momen untuk memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai luhur bangsa. Jadikan setiap langkah, setiap kebijakan, setiap ucapan, dan tindakan sebagai cerminan dari semangat pancasila.

“Kita ingin Indonesia yang maju bukan hanya secara teknologi, tetapi juga secara moral. Kita ingin Indonesia yang sejahtera bukan hanya dalam angka statistik, tetapi juga dalam rasa keadilan dan persaudaraan kita,” kata Edward.(csl).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *