Dosen Jurusan Teknik Gigi Poltekkes Tanjungkarang Bersama Kelurahan dan Puskesmas, Hadirkan Edukasi serta Pelayanan Gigi Tiruan bagi Masyarakat

PEMBINAAN WILAYAH DESA MELALUI EDUKASI DAN KEGIATAN PEMBUATAN GIGI TIRUAN DI KELURAHAN LABUHAN RATU RAYA KECAMATAN LABUHAN RATU

Uncategorized47 Dilihat

Ceritaseputarlamteng.com, BANDARLAMPUNG — Dosen Jurusan Teknik Gigi Poltekkes Tanjungkarang melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui program Pembinaan Wilayah Desa melalui Edukasi dan Kegiatan Pembuatan Gigi Tiruan di Kelurahan Labuhan Ratu Raya Kecamatan Labuhan Ratu.

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus upaya meningkatkan pengetahuan dan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan gigi dan mulut, khususnya permasalahan kehilangan gigi yang banyak dialami masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan mendapat dukungan dan kerja sama dari mitra wilayah, yaitu Kelurahan Labuhan Ratu Raya yang dipimpin oleh Bapak Ahyarudin, S.E., serta Puskesmas Labuhan Ratu dengan Kepala UPT Puskesmas Labuhan Ratu, Bandar Lampung, Ns. Sumiyati, S.Kep.

Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah kelurahan, dan fasilitas pelayanan kesehatan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan kegiatan sehingga pelayanan dan edukasi kesehatan gigi dapat
diberikan secara lebih dekat kepada masyarakat.

Tahap pertama kegiatan dilaksanakan pada 23 Juli 2026 melalui edukasi kesehatan gigi dan mulut yang diikuti oleh 60 masyarakat Kelurahan Labuhan Ratu Raya. Kegiatan edukasi bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat, khususnya lansia, mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut serta memahami dampak kehilangan gigi terhadap kehidupan sehari-hari.

Dalam edukasi tersebut, masyarakat diberikan pemahaman bahwa kehilangan gigi bukan hanya
persoalan penampilan. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kemampuan seseorang dalam
mengunyah makanan, berbicara, serta menurunkan rasa percaya diri.

Masih ditemukan masyarakat yang menganggap kehilangan gigi sebagai kondisi yang wajar dan tidak memerlukan penanganan.
Padahal, gigi yang hilang dapat digantikan dengan gigi tiruan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing individu.

Melalui edukasi ini, masyarakat diharapkan tidak hanya mengetahui pentingnya kesehatan gigi, tetapi juga memiliki kesadaran untuk melakukan pemeriksaan dan mendapatkan penanganan yang tepat apabila mengalami kehilangan gigi.

Sebagai tindak lanjut kegiatan edukasi, pada 31 Agustus 2026 dilaksanakan pemeriksaan gigi dan kegiatan pembuatan gigi tiruan. Kegiatan tersebut kembali diikuti oleh 60 masyarakat Kelurahan Labuhan Ratu Raya.

Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan gigi dan mulut masyarakat serta mengidentifikasi masyarakat yang mengalami kehilangan gigi dan membutuhkan
penggantian menggunakan gigi tiruan. Dari hasil pemeriksaan, diperoleh 7 orang yang memenuhi
kriteria untuk mendapatkan pembuatan gigi tiruan.

Pemilihan peserta dilakukan berdasarkan hasil
pemeriksaan dan kondisi kesehatan gigi serta mulut masing-masing peserta. Kegiatan ini menjadi bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat. Tidak hanya memberikan informasi, tim dosen Jurusan Teknik Gigi Poltekkes Tanjungkarang juga memberikan tindak lanjut berupa pelayanan pembuatan gigi tiruan kepada masyarakat yang memenuhi kriteria.

Pembuatan gigi tiruan diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengembalikan fungsi pengunyahan dan bicara, sekaligus mendukung penampilan serta meningkatkan rasa percaya diri.

Kegiatan pengabdian ini menunjukkan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah wilayah, dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Kolaborasi ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pengabdian semata, tetapi dapat menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan dan perawatan kesehatan gigi secara rutin.

Bagi Jurusan Teknik Gigi Poltekkes Tanjungkarang, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk menerapkan ilmu dan keterampilan yang dimiliki secara langsung kepada masyarakat sekaligus memberikan kontribusi dalam menyelesaikan
permasalahan kesehatan gigi dan mulut di tingkat komunitas.

Melalui rangkaian edukasi, pemeriksaan, dan pembuatan gigi tiruan, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini diharapkan
dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Labuhan Ratu Raya. Sebanyak 60 masyarakat telah mendapatkan edukasi dan pemeriksaan, sementara 7 masyarakat yang memenuhi kriteria mendapatkan tindak lanjut berupa pembuatan gigi tiruan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat
bahwa kehilangan gigi bukan sekadar persoalan estetika, tetapi juga berkaitan dengan fungsi dan
kualitas hidup. Dengan pengetahuan yang memadai serta akses terhadap pelayanan yang tepat, masyarakat dapat mengambil langkah untuk menjaga kesehatan gigi dan menggantikan gigi yang hilang.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *