Dorong Perempuan Menjadi Berdaya, Produktif dan Terampil, IIPG Lamteng Bersama RMP Gelar Pelatihan Memasak

Uncategorized154 Dilihat

Ceritaseputarlamteng.com, LAMPUNG TENGAH- Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Lampung Tengah (Lamteng) terus mendorong perempuan untuk menjadi lebih berdaya, produktif dan memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi peluang ekonomi.

Semangat tersebut diwujudkan melalui kegiatan pelatihan memasak bersama Rumah Mama Pintar (RMP) yang digelar di Pondok Cherry Glompong, Bandarjaya Barat, Kecamatan Terbanggibesar, Lamteng, Minggu (20/9/2026).

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang untuk belajar keterampilan memasak, tetapi juga menjadi wadah bagi para perempuan untuk bertemu, bertukar pengalaman, menggali ide serta membangun semangat kebersamaan.

Ketua IIPG Lamteng, drg. Yuniar Musa Ahmad, mengatakan dirinya memiliki mimpi besar untuk ikut memberdayakan perempuan melalui berbagai kegiatan positif yang mampu meningkatkan keterampilan dan kepercayaan diri.

“Saya punya mimpi besar untuk memberdayakan perempuan. Karena ide hebat bisa lahir dari satu kepala, tetapi untuk mewujudkannya membutuhkan banyak kepala, banyak tangan dan kebersamaan,” kata Yuniar.

Menurutnya, pelatihan seperti ini menjadi salah satu langkah sederhana namun penting untuk membuka ruang bagi perempuan agar terus belajar dan mengembangkan kemampuan yang dimiliki.

Ia berharap keterampilan yang diperoleh peserta tidak berhenti setelah kegiatan selesai, melainkan dapat dikembangkan menjadi ide maupun kegiatan yang memiliki nilai manfaat, termasuk membuka peluang usaha dan menambah penghasilan keluarga.

“Dengan adanya pelatihan ini, saya berharap akan muncul ide-ide baru yang kemudian bisa dikembangkan. Bukan hanya menambah skill memasak, tetapi juga menumbuhkan keberanian untuk mencoba, berkreasi dan melihat bahwa keterampilan yang kita miliki bisa menjadi sesuatu yang bernilai,” ujarnya.

Yuniar menambahkan, kekuatan perempuan juga terletak pada persatuan dan kesolidan. Karena itu, kegiatan bersama seperti pelatihan memasak dinilai penting untuk membangun komunikasi sekaligus memperkuat jejaring antar peserta.

“Kalau kita bersatu dan solid, banyak hal positif yang bisa kita lakukan. Saya ingin kegiatan seperti ini menjadi awal dari lahirnya kegiatan-kegiatan kreatif lainnya. Perempuan harus punya ruang untuk berkembang, berkarya dan saling menguatkan,” tuturnya.

Sementara itu, salah seorang peserta, Fitri Sukesi (45), mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan yang dikemas secara bersama-sama membuat peserta tidak hanya mendapatkan ilmu baru, tetapi juga pengalaman dan relasi.

“Senang bisa ikut kegiatan seperti ini. Selain belajar memasak, kita juga bisa bertemu dengan ibu-ibu lainnya, bertukar pengalaman dan mendapatkan ilmu baru. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan,” kata Fitri.(**).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *